Rendezvous
Kamu cantik,
Ucap padang golf pada bunga rumput
yang berayun diasuh angin
Bunga rumput itu pun tertunduk
Dikenangnya padian sayur mayur dan lengkuh kerbau
yang bergegas pergi sebelum tiba pagi
Kamu menawan,
bisik padang golf sambil mengedipkan sebelah matanya
Bunga rumput itu pun tersipu
menatap jauhan mencari pedoman kepastian-kepastian
Dipandangnya padang golf
yang tersenyum sendu memainkan rambutnya
Kamu keajaiban,
desah padang golf sambil menghunjamkan binar matanya
Bunga rumput itu pun terisak
Kamu sombong, rungutnya,
kamu usir keluarga dan sahabat-sahabatku
kamu usik ketentraman kami
Tapi aku benci padi,
aku benci sayuran,
aku benci pematang,
aku benci bau pupuk,
aku benci...
Kamu pendengki!
Kamu benci semua hal...
Tidak!
Jawab padang golf sambil menggenggam jemari bunga rumput
Aku cinta padamu!
Ucap padang golf pada bunga rumput
yang berayun diasuh angin
Bunga rumput itu pun tertunduk
Dikenangnya padian sayur mayur dan lengkuh kerbau
yang bergegas pergi sebelum tiba pagi
Kamu menawan,
bisik padang golf sambil mengedipkan sebelah matanya
Bunga rumput itu pun tersipu
menatap jauhan mencari pedoman kepastian-kepastian
Dipandangnya padang golf
yang tersenyum sendu memainkan rambutnya
Kamu keajaiban,
desah padang golf sambil menghunjamkan binar matanya
Bunga rumput itu pun terisak
Kamu sombong, rungutnya,
kamu usir keluarga dan sahabat-sahabatku
kamu usik ketentraman kami
Tapi aku benci padi,
aku benci sayuran,
aku benci pematang,
aku benci bau pupuk,
aku benci...
Kamu pendengki!
Kamu benci semua hal...
Tidak!
Jawab padang golf sambil menggenggam jemari bunga rumput
Aku cinta padamu!
Karya: Agus R. Sarjono (1991)
No comments:
Post a Comment